475 Angler Tumplek di Kopdar Baramundi BWK

Para Peserta Kopdar

peserta Kopdar Baramundi

Pelabuhan Kendal yang terkenal dengan nama Break Water Kendal (BWK) pada tanggal 18 Oktober 2015 tumplek blek dengan para angler dari berbagai komunitas dan klub mancing. Keberadaan para angler ini mengikuti acara kopi darat (kopdar) Baramundi yang di selenggarakan oleh Komunitas Baramundi Fishing Community, Kendal Fishing Communty. Ada 475 angler dari berbagai daerah di tanah air saling berkumpul dan bersilahturahmi, sekaligus mengikuti lomba mancing.

Peserta kopdar mancing di dermaga

Peserta kopdar mancing di dermaga

Semangat yang menyala ingin bertemu sedulur mancing dari berbagai komunitas inilah yang memberi spirit kami untuk mengikuti kegiatan Kopdar Barramundi. Para angler yang selama ini saling berkomunikasi melalui media social facebook, dengan memberikan postingan kegiatan memancing maka ketika ide membuat kopdar langsung disambut baik oleh para angler. Adalah Fery Nugroho yang namanya dikenal di medsos menggagas ide untuk melakukan kopdar barramundi. Bersama Jon Rachmat Giling serta beberapa angler yang sudah banyak malang melintang di dunia nyata dan maya seperti Pudjo Atmaji, Rachmat Wahjoe, dan angler lain mendukung langkah untuk melakukan kopi darat. “Main face book tanpa kopi darat ibarat sayur tanpa garam,” kata Pudjo yang mendukung soal kopi darat.
Lalu Fery Nugroho sebagai penanggung jawab dan Jon Ratmat Giling membentuk kepanitiaan serta mengundang berbagai komunitas dan klub mancing. Mengapa barramundi? “Daerah pantura banyak ikan barramundi, maka di pilihlah ikon Kopdar Baramundi. Tujuan utama kopdar ini adalah bertemu angler dan ajang silahturahmi antar angler,” kata Jon Ratmat Giling sebagai ketua panitia.

Fery Nugroho Penanggung jawab Kopdar

Fery Nugroho Penanggung jawab Kopdar

Semangat untuk saling bersilahturahmi ini pun disambut dengan antusias para angler dan komunitas mancing. Ada sekitar 30 komunitas/klub mancing yang menghadiri kopdar ini. Berita Mancing hadir bersama Pak Ahmadi dan Ibu Puji Agustina dari klub Tabiler Fishing Club, kami bertiga saling berkenalan dan bertemu dengan komunitas mancing lain. Kami datang dengan tujuan untuk mengakrabkan persaudaraan antar angler yang selama ini hanya bertemu di dunia maya saja.

Box 1 Ladies Angler

ladies angler memeriahkan kopdar

Sabtu pagi tanggal 17 Oktober 2015, kami tiba di kota Semarang bertemu dengan Pak Fery Nugroho dan Pujo Atmaji. Di rumah Pujo Atmaji kami menunggu rombongan tim Maguro, tim Sejati FC dan angler dari Jawa Timur. Pagi itu kami tidak ke BWK namun untuk mengisi waktu hingga sore kami diajak mancing hampala di daerah Boja – Semarang oleh Pudjo Atmaji. Soal mancing hampala akan kami ulas dalam cerita yang lain.
Usai mancing di Boja pada sore harinya kami ke Pelabuhan Kendal untuk melihat persiapan panitia dan kedatangan para peserta. Sabtu malam panitia mulai ngumpul dan menyambut para peserta kopdar dari luar kota yang sudah datang. Mereka satu sama lain saling bertegur sapa dan saling menanyakan kabar dan pengalaman mancing masing-masing.

Agung dari Komunitas Pemula mendapat baramundi

Agung dari Komunitas Pemula mendapat baramundi

Doa Syukuran
Sabtu malam tepat pukul 12.00 panitia menggelar doa syukuran untuk meminta kepada Tuhan agar diberikan kelancaran, kesuksesan dan acara kopdar Baramundi ini. Dengan simbolis memotong tumpeng dan makan bersama melambangkan kesuksesan Kopdar Baramundi adalah kesuksesan bersama.
Sambil menikmati makan malam kami kembali melanjutkan obrolan santai seputar pengalaman mancing dan saling bercanda tawa menunggu pagi hari. Justru semakin pagi banyak pancinger yang berdatangan untuk mendaftar ulang kepesertaan kopdar. Panitia melayani dengan penuh semangat dan memberikan kaos kepada peserta yang datang.

DSCN0188

goyang dang dut meriahkan kopdar

Start lomba
Setelah pada pukul 05.00 para peserta kopdar mendaftar ulang dan mengambil atribut kaos kopdar maka pelan-pelan orang-orang di Pelabuhan Kendal berubah menjadi warna merah, sebagai ciri khas salah satu produsen alat pancing di Indonesia. Para angler kemudian mulai berjalan mencari lokasi-lokasi mancing yang dianggapnya terdapat ikan barramundi.

Rachmat Giling Ketua Panitia Kopdar Baramundi

Rachmat Giling Ketua Panitia Kopdar Baramundi

Tepat pada pukul 06.00, ketua panitia Kopdar Bapak Jon Rahmat Gilling membuka acara kopdar. “Dengan mengucap bismillah. Maka acara kopdar Baramundi ini kami nyatakan di buka,” kata Pak Rachmat disambut girang para peserta. Seketika itu para angler langsung menuju ke spot Baramundi di sekitar pelabuhan Kendal.
Break Water Kendal
Pelabuhan Kendal merupakan pelabuhan baru yang direncanakan untuk pelabuhan penyeberangan, semua fasilitas pelabuhan masih baru dan memang belum difungsikan. Pelabuhan Kendal ini direncanakan untuk mengimbangi pelabuhan Tanjung Mas Semarang yang sangat padat lalu lintasnya.

Ladies Angler Goyang Kopdar Baramundi

Ladies Angler Goyang Kopdar Baramundi

Pembangunan pelabuhan Kendal dan adanya break water Kendal (BWK) ternyata menjadi tempat singgah dan berkembangnya ikan-ikan barramundi. Di sekitar pemecah ombak dan sekitar pilar-pilar pelabuhan itulah menjadi tempat beranak pinak ikan barramundi. Banyaknya ikan barramundi inilah yang membuat nama BWK dikalangan anger mulai mencuat. Hampir hari lokasi pelabuhan Kendal ini banyak disambangi para angler untuk memancing barramundi atau memancing ikan di tepi laut.
Ikan barramundi di BWK biasa terpancing di bawah pilar dermaga. Maka spot yang paling digemari para angler adalah di lokasi tersebut. Selain tempat itu barramundi juga sering terpancing di dekat batu pemecah ombak.
Nah saat Kopdar barramundi lokasi pilar dermaga menjadi lokasi favorite penggemar mancing barramundi. Para angler saling bergerombol dalam satu komunitas untuk memancing barramundi, sambil memancing mereka saling ngobrol dan bercerita. Canda tawa pancinger di sela-sela mancing menjadi bagian yang menyenangkan.
Ketika kami sedang asik ngobrol soal mancing tiba-tiba, Agung pancinger asal klub Pemula Kendal menyentak joran dan mulai fighting dengan ikan. Sontak para angler lain memberikan semangat kepada Agung. Pelan namun pasti akhirnya ikan barramundi berhasil landed. Agungpun tersenyum girang dan tertawa riang lalu memberikan ikan kepada panitia untuk di timbangnya. Dari pengeras suara yang disiarkan oleh panitia ternyata ikan barramundi yang dipancing Agung menjadi terberat.
Dalam kopdar ini dilakukan lomba mancing barramundi dengan kriteria terberat 1 s/d 3 dan non barramundi terberat 1 s/d 3. Para penggemar mancing barramundi bebas menggunakan tehnik memancing. Para angler boleh mancing pake kumbul, casting, dasaran dan konceran. Tidak ada pembatasan tehnik mancing inilah membuat para angler berkreasi dan secara kreatif untuk mendapatkan ikan yang di dambakannya.
Banjir hadiah
Pada pukul 12.00 siang batas akhir lomba selesai. Satu persatu para peserta merapat dan berteduh di tenda untuk mendengar pengumuman juara dan menantikan banjirnya doorprize yang diberikan oleh panitia.

Para juara kategori baramundi foto bersama

Para juara kategori baramundi foto bersama

Sambil mendengarkan alunan music dang dut pantura panitia sesekali mengundi doorprize hadiah. Hingar bingar dang dut dan raut muka ceria para angler yang menerima doorprise jelas membuat kopdar ini sangat bermakna. Banjirnya hadiah yang dibagikan ke peserta adalah berkat kerja keras panitia yang menggandeng para sponsor untuk berpartisipasi. “Tanpa sponsor kemeriahan terasa kurang, jadi sponsor itu penting. Selain itu juga dukungan para angler semua serta komitmen panitia untuk bekerjasama,” kata Fery Nugroho kepada BM.
Sampai pada saatnya panitia mengumumkan para pemenang. Juara pertama di raih oleh Agung dari komunitas Pemula dengan ikan barramundi sebesar 1,1 kg. Agungpun berhak mendapat piala dan sejumlah alat pancing dari sponsor. Juara kedua di raih Chandra dari JFC yang menimbang ikan barramundi sebesar 0,80 kg. Sedangkan juara ketiga di raih oleh Rudin dari BAC yang mendapat ikan seberat 0,75 kg.

Box 2 Ngeriung di tenda Sejati FC

Ngeriung di tenda Sejati FC

Untuk juara pertama ikan non barramundi diraih oleh Edi dari komunitas Pemula yang mendapat ikan seberat 1,12 kg. Juara kedua non barramundi di raih oleh Agung dari komunitas JMM dan juara ketiga di raih oleh Lulut dari komunitas CAS.
Pada akhir acara panitia membagikan hadiah dan joget bersama. Joget semakin meriah dengan hadirnya ladies angler. Secara keseluruhan Kopdar barramundi di BWK berjalin penuh dengan keakraban dan lancar serta sukses. Kita tunggu acara kodpar berikutnya. Jayalah angler Indonesia. ***Marcus W Nugroho

Comments

comments

Comments are closed.