Liga Barramundi Pantura Session I

 

Liga Barramundi Pantura Session I

 Setelah sempat di rundung tanda tanya dan menjadi bahan perbincangan dikalangan pemancing selama beberapa waktu, akhirnya kepastian adanya sebuah Kompetisi Mancing Kakap Putih yang dikemas secara bergilir layaknya kompetisi dalam dunia olahraga, terjawab dan terbukti sudah.

 

Minggu 26 Februari 2017 lalu, bertempat di Pantai Wisata SendangSekucing, Weleri - Kab Kendal Jawa Tengah, putaran pertama Kompetisi Mancing bertajuk Liga Barramundi Pantura 2017 yang diperuntukan khusus bagi Komunitas penggemar mancing Barramundi di Pantai Utara Pulau Jawa, secara resmi mulai bergulir.

Sejumlah 26 (dua puluh enam) Komunitas Mancing Barramundi dari berbagai daerah mulai dari bagian Barat hingga Timur Pantai Utara P Jawa, tampak sangat berantusias mendaftarkan diri untuk mengikuti Kompetisi Mancing yang menyandang motto “Kowe Kabeh Sedulurku, Siji Wadah Ojo Pecah dan Sedulur Selawase” ini.

 

 

Antusias me dari para komunitas mancing untuk mengikuti kompetisi ini, tidak hanya membuat takjub dan terharu panitia penyelenggara Zona I yang terdiri atas komunitas Weleri Angler Community (WAC) - Weleri, Pemancing Muka Lama (PEMULA) - Kaliwungu, dan PROJAXAL KABSYAHAFSYAH – Semarang, saja. Tapi juga reporter Berita Mancing (BM), yang diundang secara khusus untuk menyaksikan jalannya kegiatan Liga Barramundi Pantura, yang berlangsung di Pantai Wisata Sendang Sekucing tersebut.

 

Rasa takjub dan haru yang mendera panitia penyelenggara memang sangat beralasan.

Betapa tidak?, Event kompetisi mancing antar komunitas yang semula sangat diragukan keberhasilan dan kesuksesannya oleh banyak kalangan ini, ternyata mendapat responpositif dan sangat luar biasa dari berbagai komunitas mancing barramundi di wilayah Jawa Tengah yang masuk dalam Zona I, serta dukungan dari distributor utama peralatan mancing dari Jakarta Sumber Mulia Group dan Dewan Juri dari Kamikaze.

 

Dukungan dan sambutan positif ini, secara langsung atau tidak langsung memicu semangat Ketua Penyelenggara dari Zona I Imi Mahmudi (PROJAXAL KABASYAHAFSYAH), Ain Abdul Rochimin (WAC) Sekretaris, Restu Elang (PEMULA) Humas dan Tarsum selaku Bendahara. Sehingga event dwi bulanan yang rencananya berjalan secara bergilir ini, dapat terwujud bahkan berjalan dengan sukses dan lancar hingga membuat bola mata mereka berkaca-kaca menahan rasa haru dan syukur.

 

Bagi sebuah komunitas mancing yang baru tumbuh, keberhasilan komunitas WAC, PEMULA dan PROJAXALKABSYAHAFSYAH) sebagai penyelenggara putaran I (pertama ) Liga Barramundi Pantura, bukan hanya sekedar memberikan pengalaman yang sangat berharga semata. Tapi juga sekaligus memberikan kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Apalagi Konsep dalam penyelenggaraan Liga Barramundi ini merupakan hal baru, dan sangat berbeda dari Turnamen atau lomba-lomba mancing barramundi yang pernah ada sebelumnya yaitu, “Lebih mengutamakan Terjalinnya ikatan Paseduluran (Persaudaraan) yang kuat diantara sesame komunitas mancing Barramundi khususnya, dan antara anggota komunitas itu sendiri umumnya “.

Karena Konsep Paseduluran inilah, maka factor hasil perolehan dan hadiah perolehan bukan lagi menjadi hal yang bersifat pokok / utama dalam Liga Barramundi Pantura ini.

 

Terkendala Badai.

 

Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa, jadwal penyelenggaraan Putaran I (pertama ) Kompetisi Mancing Liga Barramundi 2017, berlangsung pada hari Minggu 26 Februari 2017 di Break Water (Dam penahan gelombang), Pantai Wisata Sendang Sekucing, Weleri, Kabupaten Kendal – Jawa Tengah. Selaku penyelenggara adalah, gabungan komunitas yang berada di wilayah Zona I, yakni :komunitas Weleri Angler Community (WAC), PEMULA (Pemancing Muka Lama), dan PROJAXAL KABSYAHAFSYAH ( pengganti komunitas Paseduluran Pemancing  Semarang/ PPS yang mengundurkandiri ).

Namun apa mau dikata….!!!! Meski seluruh persiapan telah dilaksanakan dengan baik dan cermat, tapi kenyataan berbicara lain.

Secara tiba-tiba, hari Sabtu 25 Februari 2017 atau 12 jam sebelum kegiatan Liga dimulai, hujan deras angin kencang yang disertai petir melanda wilayah Kab Kendal dan sekitarnya, termasuk kawasan pantai Sendang Sekucing yang akan dijadikan lokasi kegiatan Liga Barramundi Pantura. Akibatnya, air yang turun dari hulu sungai kecil dan bermuara pantai Sendang Sekucing, membuat kondisi air di lokasi kegiatan menjadi keruh. Dan ikan yang berhasil didapat peserta pun melenceng dari target yang telah ditetapkanya itu ikan Barramundi, melainkan ikan Kuro / Senangin, sehingga tidak menghasilkan poin bagi peserta.

Meski demikian, ke 26 (dua puluh enam) komunitas peserta kompetisi mancing akbar ini tetap bersemangat mengikuti jalannya putaran I Liga Barramundi Pantura 2017 hingga usai.

 

Jelang berakhirnya acara Liga Barramundi Pantura, suasana di pantai Sendang Sekucing semakin meriah. Sejumlah anggota komunitas peserta liga, tampak larut dalam kegembiraan penuh rasa persaudaraan yang kental. Sambil menikmati hiburan dan undian doorprize, yang diberikan pihak sponsor, seluruh peserta tampak saling berkomunikasi satu sama lain dengan asyiknya.

Hal ini membuktikan bahwa, jalinan persaudaraan yang tulus dan kuat dalam event Liga Barramundi Pantura 2017, jauh lebih berharga dan berarti daripada nilai atau bentuk hadiah yang diperebutkan dalam suatu ajang lomba.♣♣♣M  I S K A N D A R  Z.

 

 

Comments

comments

Comments are closed.