Rahasia Mancing Tapah

Kali saya mau cerita soal mancing tapah dan kami menghubungi kawan saya Ocos dari kalimantan Barat yang menceritakan bagaimana memancing ikan tapah. Ikan tapah ada beberapa jenis namun kali saya mau focus tentang ikan tapah yang ada di Indonesia yaitu wallago leeri. Ikan tapah yang merupakan ikan ini asli indonesia.

Konon menurut peneliti bahwa Wallago attu tidak ada di Indonesia, penyebarannya hanya di Thailand, India dan sekitarnya. Di Indonesia hanya Wallago Leerii tumbuh lebih besar dari wallago attu. Ada juga jenis yang mirip tapi ukuran kecil. Namanya wallago micropogon. Ukuran ikan tapah mampu mencapai lebih dari 100 kg.

BM#68-17
Lokasi Spot Ikan Tapah
Salah satu keberhasilan memancing adalah mengetahui keberadaan lokasi ikan di suatu tempat. Tanpa mengetahui lokasi keberadaan ikan maka kesuksesan memancing akan jauh dari kita.
Ikan tapah adalah ikan yang hidup di dasar sungai. Mereka akan mencari makan dan mencegat makanan berupa ikan-ikan kecil dan udang yang sembunyi di balik rerumputan.

Ciri lokasi spot ikan tapah yang kami alami saat mancing di Kalimantan biasanya lebih dominan di lokasi anak sungai-sungai kecil yang jauh dari pemukiman yang bermuara ke sungai besar. Lubuk dan anak sungai yang masih perawan dan jarang dilewati manusia itulah ikan tapah berada.

Anak sungai kecil semacam parit dengan lebar 2 – 4 meter, dimana di sini tepinya terdapat pohon rerumputan dan pohon menyerupai pandan, disitulah keberadaan ikan tapah. Lokasi ini seperti ini merupakan lokasi untuk bertelur berbagai ikan. Di tempat inilah rantai makanan terjadi dimana induk tapah bukan hanya untuk bertelur saja namun di lokasi rerumputan dan banyak ranting pohon untuk mencari makanan serta mempertahankan kehidupan.

ikan tapah

Musim & Cuaca

Waktu terbaik mancing tapah yaitu awal sampai dengan pertengahan musim hujan dan awal dan pertengahan musim kemarau, karna biasanya di saat seperti itu ikan tapah yang habis bertelur akan keluar mencari makan dan cendrung lebih agresif.

Lure Yang Digunakan

Lure efektif untuk tapah: minnow untuk kedalaman 1 s/d 3m, Crankbait deep dan medium diving lebih dari 3 m, direkomendasikan yang memiliki fitur suara rattlin. Warna Lure disesuaikan dengan karakter air. Air hitam atau tanin disarankan menggunakan warna cerah dan pada air jernih disarankan warna natural

Lure tapah diaplikasikan adalah lure yang mampu mendekati dasar sungai. Karena tapah merupakan ikan dasar. Kedalaman lure menyesuaikan kedalaman sungai. Misalnya dalam sungai rata-rata 5 meter, lure yang efektif adalah yang mampu menyelam pada kedalaman 3 s/d 5m. Dan kedalaman efektif adalah 4 meter
Oleh karena tapah merupakan ikan nocturnal atau aktif pada malam hari, fungsi sensor getaran lebih tajam dari pada visual. Oleh karena itu jenis lure yang memiliki fitur suara/getaran/rattlin menjadi kunci utama Lure dalam menggoda ikan tapah. Ikan tapah ukuran kecil sd sedang (1 sd 5 kg) hidup berkelompok, sedangkan ukuran besar 10kg keatas hidup solitary, sendiri.
Tapah sangat aktif mencari makan pada malam hari, bahkan berburu pada permukaan air. Pada saat siang hari cenderung berdiam didasar sungai. Menunggu mangsa.
Tehnik Mancing
Teknik mancing efektif adalah casting apabila faham lokasi lubuk atau sarang tapah disuatu sungai.
Tehnik Trolling: biasanya digunakan untuk memburu tapah ukuran besar dan kurang faham lokasi lubuk tapah. Lebih cenderung "trial and error".
Tehnik cast troll adalah hanya istilah yang kami buat sendiri untuk memudahkan pemahaman saja. Cast troll adalah istilah yaitu perpaduan memancing dengan tehnik casting dan trolling. Si pancinger bisa casting saat kapal berjalan dan bisa juga trolling. Cara memancing trolling, joran tidaklah ditaruh di rod holder dikapal namun dipegang. Cara ini ternyata efektif menaklukan ikan tapah.***diceritakan oleh Ocos disarikan oleh marcus

Comments

comments

Comments are closed.