Angler Peduli Untuk Banjir Bandang

13319899_1343606448983168_6189130064393401436_n

Hujan deras mengguyur tiada henti-hentinya... warga desa kampung sukamukti Cideheung Girang desa Sidakmukti kecamatan Cisalak kabupaten Subang pun masuk ke rumah masing-masing. Saat tak disangka-sangka tiba-tiba aliran sungai mencurahkan berbagai material... banjir bandang menyapu rumah-rumah warga dimana para penghuninya sedang berteduh dalam rumah... sungguh memilukan kisah ini..

Beberapa warga yang selamat dari bencana pun hancur luluh lantak hatinya lantaran sanak saudara dan harta benda hilang diterjang banjir bandang. "Kami tak mampu bercerita, kami hanya berdoa buat korban yang juga sanak saudara dan kalian yang memberikan sumbangan"  kata salah satu warga lirih.

dahulu ada beberapa rumah di bagian ini dan titik inilah yang paling banyak korban meninggal dunia

dahulu ada beberapa rumah di bagian ini dan titik inilah yang paling banyak korban meninggal dunia

cobalah berdiri di atas reruntuhan ini lalu ilustrasikan dalam pikiran anda apa yang terjadi sebelumnya

cobalah berdiri di atas reruntuhan ini lalu ilustrasikan dalam pikiran anda apa yang terjadi sebelumnya

di posko

Posko bencana

penyerahan donasi oleh ketua Forcasi

penyerahan donasi oleh ketua Forcasi

Angler peduli atau pemancing yang peduli sesama  yaitu para angler yang merasakan bagaimana perih serta duka lara tatkala bencana terjadi.  Untuk merasakan derita dan peduli dengan korban... secara spontan beberapa angler bergerak cepat mengumpulkan dana untuk korban banjir bandang di daerah Subang.

Setelah dana barang terkumpul para angler dengan biaya mandiri pada tanggal 4 Juni 2016 para angler menuju ke posko bencana untuk menyerahkan sumbangan. Kerjasama dan tanggapnya para angler membangga pehobi mancing di indonesia. Ya... Angler peduli memberikan gambaran nyata bahwa angler sejati juga memiliki hati.***foto2 adhi fatah berita mancing

Relawan angler peduli bencana di jabodetabek dan subang

Relawan angler peduli bencana di jabodetabek dan subang

Comments

comments

Comments are closed.